Kisah Di Ujung Semenanjung : Awal (1)

Johor Bahru, selama hidup 27 tahun blom pernah denger ada kota dengan nama Johor Bahru. Beneran. Johor bahru atau kita singkat saja JB adalah sebuah kota yang menjadi ibukota negara bagian Johor di Malaysia. Tapi ternyata dalam perjalanannya, kota ini malah menjadi bagian dari sejarah hidup gue.

Kadang-kadang tanpa diduga, sebuah perjalanan itu dimulai dari sesuatu yang insidental dan luar biasa. kenapa insidental, karena memang terjadi secara tiba-tiba. Kenapa luar biasa, karena karena terjadi untuk pertama kalinya (buat gue), tempat yang tidak biasa dan jangka waktu yang juga tidak biasa (sekali). yang gue bicarain kali ini adalah kisah sebuah perjalanan dinas.

Sejak pertama kali bekerja di instansi bernama imigrasi ini di tahun 2010, gue belom pernah dapet/ikutan yang namanya perjalanan dinas. pernah sekali hampir ikutan tapi apaboleh dikata digagalkan oleh sebuah peraturan dimana CPNS dilarang ikutan perjalanan dinas. kesempatan di tahun 2011 pun benar-benar tertutup karena gue ikutan Pendidikan Teknis Keimigrasian yang makan waktu 4 bulan lebih (juli-desember). padahal udah kepengen banget tuh, walau memang niat utamanya jalan-jalan sih.

Tahun 2012 pun datang. Pas bulan desember 2011 gue cuma bikin beberapa resolusi yang cukup simpel. salah satunya adalah bahwa ditahun 2012 gw harus bisa travelling ke minimal 3 negara. yang ternyata doa gue langsung dijawab.

Pada sebuah pagi di minggu pertama januari, ruangan pak dirjen sudah rame karena lagi ada rapat internal. ntah ngomongin apa. gue dateng dan langsung ngeberesin surat-surat untuk dan dari beliau. ya, saat itu gw bekerja sebagai salah satu sekretaris dirjen imigrasi. pagi itu gue tiba2 dipanggil kepala bagian kepegawaian, disuruh dateng ke ruangannya. sampe diruangan beliau ternyata sudah ada beberapa orang teman seangkatan di pendidikan teknis yang sudah menunggu disitu. Pertanyaan pertama yang diajukan beliau adalah punya paspor atau tidak, kemudian dimana rumah kami. setelah itu baru jelas kenapa kami dipanggil. rupanya kami disuruh bersiap-siap untuk berangkat keesokan harinya ke sebuah kota di negara tetangga yang bernama kota Johor Bahru.

“hah….johor? besok…..!!??!?”

saat itu perasaan kaget, bingung campur seneng jadi satu. kaget karena memang mengagetkan, bingung karena mikir gimana packingnnya, tiketnya, akomodasinya dan lain2nya, seneng……karena tentu bisa memuaskan hasrat jalan-jalan dinegeri orang. lebih lagi salah satu resolusi tahun ini tercapai dalam jangka waktu relatif singkat.

tujuannya saat itu adalah membantu tugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia di JB melaksanakan tugas pmeutihan TKI di wilayah kerja KJRI JB. jadi ceritanya tiap beberapa tahun sekali, pemerintah Malaysia memberikan amnesti dan melegalkan para TKI Ilegal di yang berada di Malaysia. dibikin legal dengan cara didata, diberikan surat pengampunan dan meminta pemerintah Indonesia melalui kedutaan dan konsulatnya untuk membuatkan mereka paspor supaya mereka dapat memperoleh ijin kerja yang resmi.

penugasannya saat itu sebulan, lansung kebayang rencana-rencana perjalanan ke singapura, melaka, kuala lumpur dan daerah-daerah lain di semenanjung Malaysia. Tapi kenyataannya rencana tinggallah rencana karena ternyata kerjaannya sangat-sangat menyita waktu. huh.

Advertisements
This entry was posted in Travelling, work and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s