Kisah di Ujung Semenanjung : On The Way (2)

ketika mendapat tugas ke Johor Bahru (JB), yang ada dalam pikiran gue saat itu adalah bisa puas-puasin jalan-jalan keliling semenanjung Malaysia. harapan ini tentu muncul karena dalam surat penugasan gue, tertulis jangka waktu penugasan adalah 1 bulan. cukup lama kan? kebayang tiap weekend bisa jalan2 ke minimal 1 kota macam melaka, ipoh, perak, penang, kuala lumpur dll hehehe.

Selesai di Briefing sama pak Kabag Kepegawaian, gw dan beberapa temen kasak kusuk nyari tiket pesawat ke Batam untuk 4 orang. sebetulnya yang berangkat 6 orang, tp 2 orang lagi diambil dari kantor Imigrasi disekitar Kepulauan Riau. nantinya kita bakalan ngumpul di Batam lalu melanjutkan ke JB via laut.

Malemnya setelah selesai beberes gue segera browsing-browsing tentang kota Johor, kota-kota lain disekitarnya dan kota-kota di semenanjung Malaysia. tapi tetep fokusnya ke JB. Dari hasil browsing gue menemukan bahwa kota yang berada diperbatasan Malaysia dan Singapura ini miskin tempat wisata. ga banyak tempat wisata ditempat ini. dari hasil ngubek-ngubek website Lonely Planet pun ternyata menunjukan hal yang kurang lebih sama. ada sih beberapa.

Siang keesokan harinya gue capcus ke Bandara Soekarno Hatta untuk berangkat menuju Batam karena untuk menuju JB dapat ditempuh melalaui jalur laut dari Batam Center. keberangkatan ini pun bukan tanpa masalah, biang keladinya tidak lain adalah maskapai penerbangan yang saat itu kita gunakan untuk menuju batam. Sesampainya di Batam koper salah seorang teman ntah gimana ceritanya nyasar ke Balipapan. bangke. Akibatnya perjalanan ke JB tertunda selama 1 hari. untungnya kita  diberi penginapan gratis dari kantor di mes milik Kanwil Kemenkumham yang letaknya ntah dimana 😀

malemnya temen yang Kopernya nyasar ke Balikpapan pun mulai panik, takut-takut kopernya ga balik maksa ngajak belanja buat beli beberapa barang2 perlengkapan buat di JB. akhirnya kita memutuskan untuk jalan ke daerah pertokoan Nagoya untuk belanja dan makan malem. ternyata kota batam ini cukup seru dan aneh. banyak taksi gelapnya. selesai makan kita dapet kalo itu koper bakalan dikirim lagi dari balikpapan dan bisa diambil besok paginya. sialnya temen yang kopernya nyasar udah keburu belanja banyak buat perlengkapan di JB. Lol.

besok paginya kita berangkat ke Batam Center. sebagai orang-orang yang bekerja di instansi yang salah satu kerjaannya ngecapin paspor, tentu urusan penge-cap-an ini menjadi sangat mudah karena di Batam Center isinya temen semua. kita-kita yang dari jakarta ini pokoknya cuma disuruh nunggu di lounge sambil nunggu kapal. pokokknya ditanggung beres. dan ternyata betul, semua beres. tinggal naek kapal hehehe

Advertisements
This entry was posted in Travelling, work and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s